Friday, June 7, 2013

Tips Agar Ponsel Anda Tetap Aman dari Penipuan

Jakarta - Banyak di antara kita 'bersalah' karena tidak mau lepas dari perangkat mobile selama hampir 24 jam setiap hari, baik ketika bekerja maupun bersantai.

Tapi apa makna kebiasaan sosial online jika dikaitkan dengan sifat kita? Kami akan menunjukkan beberapa sifat berikut ini:



Baik menjadi seperti lebah yang sibuk, kupu-kupu sosial ataupun lalat di dinding, selalu ada kebutuhan bagi kita untuk tetap update mengenai tren-tren keamanan terbaru dan jenis-jenis kejahatan mobile yang tengah berkembang.

Menurut hasil-hasil temuan Norton, 7 dari 10 konsumen di Asia Pasifik menggunakan perangkat mobile mereka untuk mengakses internet dan separuh dari mereka mengatakan bahwa mereka 'tidak bisa hidup' tanpa perangkat mobile.

Meskipun sangat tergantung pada perangkat mobile, konsumen tersebut tidak bertindak hati-hati dengan melindungi perangkat mereka karena separuh dari mereka tidak memiliki software keamanan untuk perangkat mobile--hal ini menegaskan pentingnya bersikap cerdas mengenai hal-hal yang kita sharing ketika online.

Untuk meningkatkan kesadaran tentang meningkatnya ancaman keamanan dalam platform mobile, Norton telah mengembangkan serangkaian best practice untuk membantu Anda dan pembaca tetap aman ketika online melalui platform mobile. Meskipun bersifat umum, tips ini secara spesifik terkait dengan beragam perilaku konsumen:

1) Jika Anda seperti lalat di dinding, Anda mungkin ingin lebih berhati-hati ketika menerima pemberitahuan dari sumber-sumber tidak dikenal melalui email, pesan teks dan aplikasi.

2) Jika Anda seperti kupu-kupu sosial, Anda sebaiknya memastikan bahwa semua informasi penting di perangkat mobile dan jejaring sosial Anda tidak bisa diakses oleh orang lain.

3) Jika Anda seperti lebah yang sibuk, pastikan Anda berhati-hati ketika memberi izin bagi aplikasi untuk sharing informasi Anda.

Di bawah ini adalah beberapa tips tambahan agar konsumen tetap aman dari penipuan mobile yang tidak diinginkan:

• Miliki password yang kuat

Selalu gunakan password untuk melindungi perangkat mobile Anda dengan password yang kuat dan unik untuk mencegah informasi berharga dicuri.

• Simpan data rahasia di tempat lain

Jangan pernah menyimpan nomor PIN, password atau informasi yang sangat pribadi (rekening keuangan pribadi, foto dan video pribadi) di perangkat mobile Anda.

• Berhati-hatilah dengan semua notifikasi

Selalu periksa pemberitahuan dan notifikasi yang mencurigakan dari sumber yang tidak dikenal via email, pesan teks dan aplikasi. Pemberitahuan dan notifikasi itu mungkin mengandung tautan yang mengunduh malware ke perangkat mobile Anda, atau meminta Anda mengirimkan informasi pribadi Anda.

• Pahami dan gunakan setting privasi

Telitilah seting privasi di perangkat mobile dan jejaring sosial Anda sehingga semua informasi penting hanya dibagi (share) ke orang-orang yang Anda percayai.

• Unduh aplikasi Anda dari sumber-sumber terpercaya

Aplikasi-aplikasi mobile haruslah hanya diunduh dari situs-situs web terpercaya seperti toko aplikasi atau marketplace resmi.

• Pilih semua aplikasi mobile dengan bijak

Sebelum menekan tombol "Agree", Anda harus membaca Terms & Conditions secara teliti. Ini untuk mencegah Anda memberikan terlalu banyak informasi pribadi atau ijin via penggunaan aplikasi di kemudian hari.

• Perbarui software sekuriti Anda secara berkala

Instal sebuah solusi sekuriti mobile, seperti Norton Mobile Security, dan jaga agar versi solusi itu selalu yang terbaru agar perangkat mobile Anda aman dari ancaman dan penipuan. Anda bisa mem-backup informasi penting, melacak perangkat yang hilang atau tercuri, atau bahkan menghapus informasi pribadi dan sensitif Anda dengan bersih.



Penulis: Effendy Ibrahim, Norton Internet Safety Advocate, Director, South Asia, Norton by Symantec


Norton dan detikforum bagi-bagi smartphone Samsung Galaxy, software Norton 360 Multi-Device dan tiket gratis untuk nonton film Superman 'Man Of Steel'. Ikuti kuisnya di detikforum.





Menjajal Fujifilm X100s, Kamera Modern Bergaya Rangefinder

Jakarta -

Dengan banderol harga Rp 12 juta, Fujifilm X100s tak pelak meramaikan kamera mewah fixed lens yang ada di pasaran.

Setelah unjuk gigi di Consumer Eletronics Show (CES) awal 2013 ini, X100s sendiri sudah resmi dirilis di Indonesia sejak Februari lalu. Kesan pertama yang diperoleh saat menilik kamera ini adalah desain retro dan finishing touch yang mengesankan.

Ya, Fujifilm memang mempertahankan desain milik sang 'kakak' X100. Adapun huruf S di sini memiliki arti second version.

"Pengembangan X-series yang tidak berubah adalah dari sisi desain di mana mengacu pada feedback pengguna," demikian disampaikan Johanes J Rampi, Sales & Marketing Manager PT Fujifilm Indonesia saat peluncurannya.

X100s dibalut dengan die cast magnesium alloy di bagian atasnya dan polyurethane untuk bagian dasarnya. Solid dan berkelas.

Bagaimana dengan tata letak tombol-tombolnya? Yang patut diingat, kamera ini termasuk kamera profesional. Tombol pengoperasiannya bisa ditebak, sangat lengkap. Diperlukan adaptasi juga agar terbiasa dengan dengan layout serta fungsi tombol-tombol yang dipasangkan.


Di bagian belakang bodi terdapat layar LCD jenis TFT berukuran 2.8 inch dengan berbagai tombol pengaturan di samping-sampingnya.




Viewfindernya adalah jenis hybrid (penggabungan OVF dan EVF). Satu penawaran dari Fujifilm yang patut menjadi bahan pertimbangan bagi konsumen. Nah, pengguna bisa melakukan perpindahan dari optical viewfinder dan electronic lewat tombol switch yang ada di bagian depan kamera. Tombol switch ini cukup mudah digunakan, bisa diakses dengan satu jari saat dalam posisi siap memotret.

Optical viewfinder-nya sendiri sangat cerah. Ia menayangkan tampilan image yang lebih luas dibandingan dengan image yang akan diambil kamera nantinya.





Adapun di bagian atas bodi bisa dijumpai roda pengatur shutter speed, exposure dan tombol Fn. Sayangnya, ada yang mengesalkan dari tombol on/off ini. Seringkali tanpa sengaja tombol ini tersentuh dan mudah berpindah dalam posisi on saat dimasukkan ke tas atau casingnya.




Dengan banderol harga yang tidak bisa dibilang murah, pengguna memang harus puas dengan fixed lens di sini, alias tidak memiliki zoom. Plus, kamera ini juga bukan jenis mirrorless interchangeable lens camera, alias lensanya tidak bisa diganti-ganti.


Namun lensa Fujinon 23mm f2 sama sekali tidak mengecewakan. Cukup konsisten menghasilkan foto yang tajam di hampir semua bukaan. Seakan mengenang kamera jaman dulu, di lensanya ini terdapat cincin fokus dan cincin aperture.

Sejatinya, ketiadaan zoom di lensa ini bisa dipandang sebagai sebuah kekurangan atau tantangan. Dipandang sebagai kekurangan apabila pengguna menganggap keberadaan zoom itu penting, atau tantangan jika ia merasa tingkat kreativitas dalam memotretnya diuji. Mau tak mau, pengguna harus melakukan pengaturan komposisi yang pas, atau mendekat ke subyek yang akan dipotret.

Lantas berbicara mengenai kecepatan. Fuji Film memang melakukan peningkatan besar di seri ini dibanding X100. Dengan perpaduan sensor X Trans CMOS II dan �EXR Processor II generasi terbaru ini seri X100s ini memiliki kecepatan phase detection hingga 0,08 detik dan dipuji Fujifilm sebagai AF tercepat di dunia. X100s ini memiliki start up time yang juga lebih kencang dibanding X100.


Dengan sensor ini pula, kamera ini diklaim mampu mengurangi noise dan meningkatkan sensitivitas sensornya yang berkekuatan 16,3MP.

Hal ini terbukti saat detikINET menjajalnya di kondisi low light. ISO baru terasa mengganggu di angka 6400. Detail dan warna yang dihasilkan dalam kondisi minim pencahayaan tidak mengecewakan. Seperti foto di bawah ini:





(Shutter speed 1/8, f/4.0, ISO 800)





(f/2.8 ISO 1600)



(f/2.8, ISO 6400)


Apa lagi yang menarik? Kita beralih ke tampilan fokus. Fujifilm memberikan 3 pilihan fokus di sini, yakni standar, digital split image yang diklaim pertama di dunia, dan focus peaking.

Menjajal satu persatu pilihan tampilan fokus ini memang menyenangkan. Digital split image misalnya, kita diberikan bidang hitam putih di bagian tengah LCD atau EVF kamera untuk melihat fokus atau tidaknya subyek.

Sedangkan di focus peaking, kamera akan menghighlight bagian dengan kontras yang tinggi. Selain bisa mengaksesnya via menu, pengaturan ini juga bisa dilakukan dengan cukup mudah lewat command control yang berada di atas tombol AFL AEL saat ada di mode manual focus.

Caranya, cukup dengan menekan bagian tengah command control sekitar 2 detik, maka kamera akan menampilkan opsi-opsi ini. Tinggal pilih saja, mana yang membuat Anda nyaman dan disesuaikan dengan kondisi pemotretan.

Memilih tampilan fokus ini juga bisa dilakukan saat mata Anda berada di viewfinder, sehingga tidak merepotkan.

Tombol lain yang dirasa sangat menguntungkan adalah tombol Q. Sebuah akses cepat untuk berbagai pengaturan, sehingga kita tidak usah masuk ke menu kamera. Penempatannya yang berada di pojok kanan bawah belakang kamera, terasa pas dan gampang diakses dengan jempol tangan.

Kamera ini sudah bisa membidik foto dengan format RAW. Terdapat juga kemampuan transfer Eye-Fi, bila pengguna memakai kartu memori ini untuk transfer file via wireless.

Contoh foto-foto yang diambil di outdoor pada siang hari:



(Foto diambil dalam mode Macro)




(Diambil dengan pengaturan otomatis)



(Shutter speed 1/500, f/5.6, ISO 800)



(Shutter speed 1/30, f/5.6, ISO 100)

Secara keseluruhan, kamera ini mampu menghasilkan performa yang baik, foto yang tajam serta warna yang natural dengan keseimbangan kontras dan saturasi. DItambah dengan pesona desain bergaya retro nan solid, serta kelengkapan tombol kontrol, kamera ini tak pelak menjadi salah satu yang terbaik di kelasnya.






Berikut spesifikasi kunci Fujifilm X100s:
- Sensor CMOS II APS-C (23,6 x 15,8mm) dengan resolusi 16,3 MP
- Perekaman video HD 1920 x 1080 piksel (HD)
- Lensa Fujinon 23 mm f/2
- ND filter
- ISO 200-6.400
- Shutter speed 30/s - 1/4000s
- Continuous burst 6 fps
- LCD 2.8 inc jenis TFT dengan resolusi 460.000 titik
- Dimensi 126,5 x 74,4 x 53,99mm
- Hybrid viewfinder (OVF dan EVF)
- Format foto: JPEG dan RAW
- 10 pilihan Film Simulation


Foto-foto koleksi detikINET, Model: Khania Anggraeni


Pinjam Game Xbox One Tidak Perlu Bayar, Asal..

Jakarta - Gamer pengguna XBox One yang ingin meminjam game yang telah diinstal pada Xbox One lainnya, diharuskan membayar sejumlah fee. Keputusan tersebut sempat menuai sejumlah kritikan dari gamer. Microsoft baru-baru ini menjawab kritikan tersebut.

Lewat situs resmi Xbox, Microsoft memutuskan untuk memberikan kelonggaran bagi pengguna Xbox One yang ingin meminjam game dari pengguna Xbox One lainnya. Namun untuk memungkinkannya, raksasa software ini memberikan dua persyaratan yang harus dipenuhi.

Pertama, seperti dikutip dari situs resmi Xbox, Sabtu (8/6/2013), gamer yang dipinjami harus termasuk dalam daftar teman yang terdaftar pada akun Xbox Live si pemilik game. Kedua, setiap game hanya boleh dipinjamkan sebanyak satu kali.

Setelah memenuhi kedua persyaratan tersebut maka gamer peminjam dapat menginstal game yang dipinjamnya pada konsol Xbox One miliknya. Namun, gamer peminjam hanya diberi waktu maksimal satu bulan sebelum akhirnya game hasil pinjamannya tersebut berakhir masa pakainya.

Syarat lainnya, untuk melakukan verifikasi, konsol Xbox One yang diinstal game pinjaman diharuskan terhubung ke internet.


Meeting Pemegang Saham, Google Larang Pakai Google Glass

Jakarta - Saat Google justru tengah menggembor-gemborkan kacamata pintar garapannya, raksasa internet tersebut justru melarang penggunaan gadget terbarunya tersebut dalam meeting pemegang saham Google.

Ya, rupanya kontroversi seputar perangkat ini tak hanya terjadi di publik, tapi di dalam lingkungan Google sendiri. Alasannya, jelas Google tidak ingin pembicaraan dalam meeting yang melibatkan pemegang sahamnya tersebut bocor ke khalayak ramai.

Demi menghindari polemik yang mungkin terjadi, Google juga dilaporkan melarang penggunaan ponsel maupun perangkat lainnya yang berpotensi membocorkan aktivitas meeting yang dilakukannya tersebut.

Seperti dikutip dari Android Authority, Sabtu (8/6/2013), tindakan Google tersebut mendatangkan banyak tanggapan dari sejumlah analis. Dengan segala kemampuan yang dimiliki Google Glass, Google dinilai belum mampu memberikan edukasi yang baik kepada penggunanya terkait pelanggaran privasi yang mungkin terjadi.

Analis lain juga mengatakan, karena Google Glass masih berada ditangan developer, ini menjadi sebuah kesempatan bagi Google, untuk menerbitkan sejumlah panduan ketat penggunaan Google Glass sebelum akhirnya dipasarkan lebih luas.


Friday, April 26, 2013

Permintaan Smartphone Semakin Meningkat

Jakarta - Penjualan ponsel di seluruh dunia hingga kini masih terus meningkat. Namun jika biasanya feature phone paling banyak dibeli, kini giliran smartphone yang berkuasa.

Hal itu terlihat dari catatan lembaga riset IDC untuk penjualan seluruh ponsel hingga kuartal 1 2013. Di situ dituliskan bahwa pengapalan seluruh ponsel mencapai 418,6 juta unit, meningkat sebanyak 4% dibanding tahun sebelumnya dikuartal yang sama yakni 402,4 juta unit.

Uniknya, untuk pertama kali pengapalan smartphone melebihi penjualan feature phone dengan meraih sekitar 216,2 unit (51,6%) dari seluruh ponsel yang dikapalkan. Ini berarti permintaan terhadap ponsel pintar menanjak sebanyak 41,6% dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 152,7 juta unit.

"Pengguna ponsel menginginkan komputer dalam saku mereka, ini adalah saat dimana ponsel tak lagi dipakai untuk sekadar mengirim SMS atau melakukan panggilan telepon," kata Kevin Restivo, analis senior IDC Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker dalam keterangan yang diterima detiKINET, Sabtu (27/4/2013).

Namun jika biacara soal vendor, dalam industri smartphone Samsung memang masih berkuasa dengan pangsa pasar sekitar 32,7%. Sementara Apple menguntit tepat di belakangnya dengan market share sebanyak 17,3%.

Berikut adalah 5 produsen smartphone teratas versi IDC.




Hacker Bobol Situs LivingSocial, 50 Juta Akun Terusik

Amerika Serikat - Salah satu situs yang paling disering kunjungi para pemburu diskon, LivingSocial, mengaku telah disusupi hacker. Sedikitnya ada 50 juta data anggota yang berhasil diintip oleh peretas tersebut.

LivingSocial memang merupakan salah satu situs pemburu diskon yang cukup populer dengan total anggota mencapai lebih dari 70 juta di seluruh dunia. Di Indonesia, situs ini mencoba berekspansi dengan mencaplok layanan lokal bernama Deal Keren pada pertengahan 2011 lalu, yang kini namanya menjadi LivingSocial Indonesia.

Pagi ini situs LivingSocial.com mengeluarkan pengumuman yang mengejutkan, mereka mengakui telah menjadi korban serangan cyber dan meminta para anggota situs tersebut untuk segera mengganti password.

Menurut situs Forbes hacker yang masuk ke dalam sistem LivingSocial memang tidak mendapatkan data finansial anggota mereka, namun si peretas sudah mengantongi nama, alamat email, dan data kelahiran. Tentunya data ini sudah cukup untuk melakukan aksi penipuan lainnya.

Tidak diketahui data anggota dari negera mana yang berhasil dibobol peretas. Namun ketika dikunjungi detikINET, Sabtu (27/4/2013) sekitar pukul 10.00 WIB, situs LivingSocial Indonesia tidak memberikan notifikasi serupa dengan situs induknya yang berada di Washington DC, Amerika Serikat.



Pengumuman di situs LivingSocial.com





Bos Facebook Dapat Gaji & Bonus Rp 19 Triliun di 2012

San Francisco - Pemilik sekaligus pendiri jejaring sosial Facebook, Mark Zuckerberg, dapat bayaran senilai lebih dari US$ 2 miliar (Rp 19 triliun) dalam bentuk saham dan US$ 503.000 (Rp 4,8 miliar) gaji tahunan di 2012 lalu. Dana ini ia dapat selama menjalankan tugasnya sebagai CEO Facebook.

Ia juga mendapatkan 'kompensasi spesial' senilai US$ 1,22 juta (Rp 11,5 miliar) yang dalam laporannya digunakan untuk menyewa pesawat pribadi yang termasuk dalam 'program keamanan yang menyeluruh'. Pesawat ini ia gunakan untuk bepergian ke luar negeri bersama tamunya.

Gaji dan kompensasi Zuckerberg ini terungkap dalam laporan yang disampaikan kepada Securities and Exchange Commission (SEC). Dalam laporannya juga ada agenda yang akan dibahas dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) Facebook berikutnya yang akan dilangsungkan 11 Juni 2013.

"Di triwulan pertama 2012, komite kompensasi sepakat menambah gaji pokok para direksi, kecuali gaji CEO," kata dokumen Facebook tersebut yang dikutip detikINET dari AFP, Sabtu (27/4/2013).

"Maka dari itu, gaji pokok para masing-masing direksi selain CEO naik antara US$ 35.000 sampai US$ 40.000," ujarnya.

Sejak tahun lalu, Zuckerberg juga menjabat sebagai komisaris Facebook. Gaji pokoknya Zuckerberg akan tetap sama tahun ini, sementara gaji pokok Direktur Operasi Facebook Sheryl Sandberg naik jadi US$ 340.000 berdasarkan laporan tersebut.

Tahun lalu, Sandberg dapat gaji US$ 321.000 ditambah bonus tunai US$ 276.730 dan saham bonus US$ 25,6 juta.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...