Saturday, July 6, 2013

Ponsel Tizen Samsung Dimatikan Sebelum Lahir?

Jakarta - Proyek smartphone dengan sistem operasi Tizen oleh Samsung digadang-gadang bakal menjadi alternatif yang bagus dari Android. Namun kabarnya, Samsung akan menghentikan pengembangan Tizen.

Awalnya, Samsung dilaporkan menunda peluncuran smartphone Tizen. Dari semula bulan Agustus mundur dua bulan kemudian. Pasalnya, Samsung menghadapi masalah soal toko aplikasinya.

Namun menurut klaim dari Eldar Murtazin, pengamat teknologi yang seringkali tepat prediksinya, Tizen hampir mati. Tahun 2014 ini, Samsung menurutnya hanya akan merilis satu handset Tizen saja.

"Tizen hampir mati. Bukannya ditunda. Ini adalah penundaan keseluruhan proyek. Aku ragu apakah Samsung akan merilis lebih dari satu perangkat untuk 2014," tulis Murtazin di Twitter.

Tizen dikembangkan Samsung bersama Intel. Lalu apakah dengan berakhirnya proyek Tizen kerja sama antara Samsung dan Intel juga selesai?

Menurut Murtazin, Samsung akan tetap bermitra dengan Intel. Namun dalam pengembangan perangkat Android baru. Demikian seperti dikutip detikINET dari UnwiredView, Jumat (5/7/2013).



DirectX 11.2 Eksklusif Untuk Windows 8.1 dan Xbox One

Jakarta - Berbarengan dengan isu kehadiran Windows 8.1, Microsoft dilaporkan juga membekali OS terbarunya itu dengan multimedia API yang lebih baik. Ini artinya, bila Windows 7 hanya terbatas pada dukungan DirectX 11, maka Windows 8.1 telah dibekali DirectX 11.2 yang hadir dengan berbagai improvisasi.

Langkah ini dinilai sejumlah analis sebagai strategi Microsoft yang memaksa pengguna setia Windows untuk beralih menggunakan Windows 8.1. Seperti diketahui, sejauh ini masih banyak pengguna yang lebih memilih bertahan menggunakan Windows 7 dibanding beralih ke Windows 8.

Dengan disematkannya multimedia API terbaru DirectX 11.2 dalam Windows 8.1, pengguna Windows 7 yang ingin merasakan kelebihan yang ditawarkan DirectX 11.2 dipastikan harus beralih, karena seperti dilansir Tech Power Up, Jumat (5/7/2013), Microsoft tak akan memberikan update dukungan DirectX 11.2 bagi Windows 7.

Dalam DirectX 11.2, Microsoft menghadirkan WDDM (Windows display driver model) terbaru versi 1.3 yang menawarkan beberapa fitur terbaru Direct3D yang utamanya berpengaruh pada aplikasi game.

Salah satunya adalah D3D tiled resources, fitur ini memiliki kemiripan dengan OpenGL MegaTexture yang diadopsi oleh game Rage garapan id Software. Pada intinya, mega-tekstur menghadirkan semacam sistem memori virtual untuk GPU, dan menggeser trend memori VGA yang saat ini didominasi kapasitas besar menjadi memori yang lebih cepat.

Selain fitur D3D tiled resources, seperti dikutip detikINET dari Tech Power Up, DirectX 11.2 juga menawarkan fitur-fitur terbaru lainnya yang di antaranya:

• HLSL shader linking
• Inbox HLSL compiler
• GPU overlay support
• DirectX tiled resources
• Direct3D low-latency presentation API
• DXGI Trim API and map default buffer
• Frame buffer scaling
• Multithreading with SurfaceImageSource
• Interactive Microsoft DirectX composition of XAML visual elements
• Direct2D batching with SurfaceImageSource



Menguak 5 Fitur Misterius di iOS 7

Jakarta - Mengulik fitur iOS 7 ternyata tidak hanya cukup mendengar dan membuktikan apa yang diucapkan oleh petinggi Apple di atas panggung. Karena nyatanya ada beberapa fitur tak tersebut namun layak mendapatkan perhatian.

Sebelumnya detikINET telah mengupas iOS 7 dari segi desain dan beberapa fitur jagoannya. Nah, kali ini kita akan menyibak fitur misterius yang belum disebut.

Fitur ini memang bukan sesuatu yang besar dari perubahan yang ditawarkan. Tetapi tetap saja, masih layak untuk diangkat karena memang sangat berguna dan memberikan warna lain bagi pengguna iDevice.

Berikut tulisan terakhir dari tiga bagian first impression detikINET terhadap sistem operasi iOS 7, Jumat (5/7/2013).


Apple Patenkan Saingan Waze Google

Jakarta - Apple memperkaya portfolio patennya dengan mendaftarkan aplikasi paten terbaru. Paten yang satu ini mirip dengan layanan jejaring sosial berbasis peta Waze, yang baru diakuisisi Google bulan lalu.

Berdasarkan keterangan dalam deskripsi paten, teknologi ini akan menerima data dari perangkat seluler dan GPS. Artinya, pengguna iPhone maupun iPad bisa mengirimkan data.




Seperti Waze, Apple juga membuatnya bisa menyatukan data pemetaan seperti jalan mana yang diblokir atau informasi kemacetan dari pengguna secar real-time. Dengan demikian, pengguna yang memakai Apple Maps untuk navigasi mereka akan mendapatkan informasi trafik lalu lintas terbaru.

Ketika pengguna sampai di tujuan, Apple akan meminta mereka untuk memberikan rating rute khusus. Sistem rating ini nantinya akan membantu pengguna lain memilih rute terbaik berdasarkan review yang sudah ada.

Dilansir The Register, Jumat (5/7/2013), untuk mengimplementasikan teknologi ini, Apple perlu bekerja keras. Waze memperlihatkan layanannya bisa berjalan. Jika pengimplementasiannya benar, teknologi ini akan memberikan dampak besar bagi client aplikasi Apple Maps.



Awas, Jangan Simpan Foto Digital di Satu Perangkat

Jakarta - Kamera digital memudahkan orang untuk menjepret dan menyimpan foto. Tidak jarang foto yang dijepret hanya disimpan di satu perangkat terutama komputer, atau lebih parah tetap dibiarkan berada di kartu memori kamera.

Padahal, back up foto di perangkat lain, misalnya di flash disk atau hardisk eksternal dinilai sangat penting. Jika hanya disimpan dalam satu perangkat dan kemudian rusak, maka hilanglah foto yang penuh kenangan.

Sebuah survei dari Maplin, perusahaan elektronik di Inggris mengungkap 38% responden tidak atau lupa memback up foto di lebih dari satu perangkat. Padahal, 3/4 menyatakan kehilangan foto digital adalah mimpi buruk.

Survei ini juga mengungkap pemilik kamera digital rata-rata menyimpan sebanyak 1.200 foto dalam komputer PC mereka.

"Kebanyakan dari kita masih percaya pada keberuntungan dan tidak akan mengalami keholangan foto berharga. Maka bisa timbul stress jika ada crash dan data tidak bisa dikembalikan," sebut John Cleland, Chief Executive di Maplin.

"Backing file adalah hal yang kita tahu seharusnya dilakukan, namun biasanya dilupakan sampai kita kehilangan file yang penting," tambanya, dikutip detikINET dari DailyMail, Jumay (5/7/2013).



Di Balik Layar Desain Kamera Nikon

Jakarta - Berbagai tahapan mesti dilakukan tim desain Nikon untuk bisa menghasilkan bodi kamera mereka yang selama ini kita jumpai. Dalam sebuah video berdurasi 6 menit yang baru-baru ini dirilis, salah satu pemain kamera raksasa tersebut mengajak kita untuk menyaksikan tahap demi tahap yang dilakukan timnya.

Nikon sendiri memiliki dua tim di bawah departemen desain. Pertama adalah tim Product Design yang bertanggung jawab terhadap desain bodi dan yanhg kedua adalah tim Graphic Design yang menangani user interface grafisnya. Tim ini pula yang berada di balik pembuatan logo produk Nikon, termasuk kemasannya.

Tahap awal yang mereka lakukan adalah merealiasikan konsep. Manager Product Design Industrial Design Department Nobuo Hashimoto mengatakan bahwa mereka awalnya mereka melakukan draft konsep desain, kemudian disusul dengan roadmad produk yang telah direncanakan oleh tim marketing sebelumnya.

Setelah tahapan awal di atas, masuklah mereka ke tahap pembuatan sketsa yang nantinya akan diteruskan ke tim proyek. Nantinya, sketsa ini menjadi bahan pembuatan simulasi 3D dengan bantuan printer 3D.

Dalam video yang dimaksud, kita bisa melihat bagaimana mereka melakukan brainstorming, melakukan goresan-goresan di kertas hingga berkutat dengan komputer.

Meskipun ini hanya berbentuk simulasi dan tidak bisa menjalankan fungsi layaknya kamera betulan, namun tim desain berupaya membuatnya seperti yang ada di sketsa.

"Di simulasi 3D kami berfokus untuk membuatnya semirip mungkin dengan ide asli," ujar Yutaka, Nikaido, Product Design Industrial Design Department.

Berbicara mengenai desain, mereka memperhitungkan berbagai faktor agar membuat pengguna nyaman dalam memakai kamera Nikon. Selain warna dan tekstur, sisi ergonomis juga diperhitungkan dengan baik.

"Entah itu compact atau SLR, kami memastikan pengguna memakai dan mengoperasikan kamera dengan nyaman," tambah Nobuo.



Memasuki tahapan selanjutnya adalah mendesain user interface. Tim ini juga terdiri dari 2 tim, yakni interface design untuk menangani tampilan tatap muka monitor, dan lainnya adalah graphic design untuk tampilan kemasan/box.

Nobuya Kawahata, Manager Graphic Design Industrial Design Department menerangkan fungsi sebuah interface pada kamera.

"Fungsi interface ini adalah sebagai jembatan antara pengguna dan piranti, dan kami memiliki tujuan untuk mewujudkan operasional yang intuitif," ujar Nobuya.

Setelah tahapan-tahapan di atas dilalui, masuklah mereka ke proses terakhir yakni menyuntikkan inspirasi ke dalam bentuk logo dan kemasan. Nikon berusaha agar logo yang mereka rancang bisa menggugah konsumen.

"Desain adalah hal pertama tentang brand kami yang dikenal baik oleh pengguna. Kami berkomitmen untuk mewujudkan impian kami ke dalam produk dan mengkomunikasikannya melalui desain," tutup Hiroshi Kobayashi, General Manager Industrial Design Department.


Adapun video bertajuk Design of Nikon tersebut bisa ditilik di tautan ini.




BlackBerry Jam Camp Jaring Developer Muda Lokal

Bandung - Bandung menjadi tuan rumah BlackBerry Jam Camp pertama di dunia. Ajang yang digelar di kampus ITB tersebut digelar untuk menggaet para developer muda dalam membuat aplikasi baru untuk handset BlackBerry.

Director Goverment Relation BlackBerry Indonesia, Kusuma Lienadjaja mengatakan, acara yang digelar 4-5 Juli ini merupakan acara perdana, selanjutnya akan digelar di Spanyol dan Kanada. Untuk di Indonesia sendiri BlackBerry berkolaborasi dengan Pusat Inovasi BlackBerry ITB.

Peserta BlackBerry Jam Camp berusia lebih dari 15 tahun, terdiri dari siswa SMA hingga yang masih duduk di bangku kuliah.

"Pesertanya dari berbagai kota, mulai dari Padang, Jogjakarta, Malang, Semarang dan lainnya. Seleksinya melalui online register. Ada 200 orang yang mendaftar," jelasnya.

Selama dua hari, setiap pelajar akan diberikan pelatihan pengembang secara intensif mengenai BlackBerry 10 platform. Setiap pelajar akan menerima bantuan pengembangan selama 8 minggu setelah proses camp dilaksanakan.

"BlackBerry Jam Camp ini merupakan awal dari sebuah perjalanan seumur hidup bagi seorang pengusaha Indonesia, desainer, atau pengembang yang masih muda," ujarnya.

Nantinya, untuk setiap aplikasi BlackBerry yang berhasil dan disahkan oleh BlackBerry akan mulai dijual di BlackBerry World pada minggu ke-10 setelah gelaran BlackBerry Jam Camp. Setelah itu pelajar akan menerima BlackBerry 10 pilihan mereka, yaitu smartphone BlackBerry Z10 dan Q10.

"Pemenang dari BlackBerry Jam Camp Indonesia akan berkesempatan ikut kompetisi BlackBerry Jam Camp Asia yang merupakan level regional. Acaranya akan diadakan di Hongkong," terangnya.

Sementara itu, Managing Director BlackBerry Indonesia Maspiyono Handoyo mengatakan dengan BlackBerry Jam Camp Indonesia, pihaknya berharap bisa menginspirasi pelajar untuk berkolaborasi dalam pengembangan aplikasi lokal dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan untuk membawa teknologi mereka ke pengguna lokal dan dunia.

"BlackBerry telah memiliki ikatan batin dengan pasar Indonesia sejak pertama kali kami perkenalkan produk di sini. Sebagai bentuk apresiasi dan untuk menunjukkan komitmen kami kepada pelanggan di Indonesia, kami fokus untuk mendukung konten ekonomi lokal di Indonesia," katanya.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...