Monday, September 23, 2013

Smartphone CyanogenMod Itu OPPO N1?

Jakarta - Kejutan kembali dilemparkan OPPO N1 melalui video teaser yang diupload ke YouTube. Menariknya, dalam video tersebut tampak pentolan CyanogenMod Steve Kondik. Rumor pun sontak menyeruak.

Ya, OPPO N1 berupaya menggoda dengan tampilan sepotong testimoni dari Kondik. Semakin membuat penasaran, akun YouTube resmi OPPO tersebut menuliskan judul' OPPO + CyanogenMod = ?'

Gosip yang merebak menyebutkan bahwa OPPO N1 yang akan segera diluncurkan adalah smartphone CyanogenMod pertama. Seperti diketahui, CyanogenMod yang dikenal lewat custom ROM Android garapannya, kini mulai meresmikan eksistensinya di jagat Android.

CyanogenMod sendiri saat ini disebut-sebut tengah menjajaki kerjasama dengan sejumlah pembesut komponen smartphone. Hasil dari kerjasama ini, kabarnya akan diumumkan mulai pekan depan.

Nah, seperti dikutip detikINET dari Gizmodo, Senin (23/9/2013), bisa jadi gosip yang dimaksud adalah OPPO N1 yang akan menjadi kolaborasi pertama antara CyanogenMod dengan mitranya.

Bagi pengguna Android yang hobi mengoprek perangkat kesayangannya, sudah tak asing mendengar nama CyanogenMod. Kemampuannya dalam meng-custom ROM di Android menjadi daya tarik para pengoprek gadget si robot hijau.

Foto Bima Sakti Jawara Kontes Fotografi Astronomi

Jakarta - Fotografer Mark Gee menghabiskan malamnya di Cape Paliseer, Pulau Utara Selandia Baru. Di sana, ia menanti kemunculan Milky Way (Bima Sakti) yang belakangan membawanya meraih gelar jawara sebuah kompetisi fotografi astronomi.

Ya, Gee dengan hasil karyanya yang bertajuk Guiding Light to the Stars melibas lebih dari 1.200 foto lainnya yang datang dari penjuru dunia. Gee memenangkan dua kategori sekaligus di Astronomy Photographer of the Year 2013, yakni Earth and Space, dan Overall Winner.

"Saya bangun pukul 5 pagi setelah hanya beberapa jam tidur dan melihat Bima Sakti di langit di atas Cape," tutur Gee menceritakan proses pengambilan foto. Masalahnya adalah, saat itu, kameranya berada di atas mercusuar. "Jadi saya harus memanjat 250 anak tangga untuk mengambilnya," urai Gee.

Nah, saat ia kembali, langit mulai menunjukkan cahaya terang. Kala itu, dua jam sebelum matahari terbit. "Terlihat tidak nyata, namun sangat luar biasa ketika senja mulai merayap ke dalam langit malam," tambahnya seperti dikutip dari RMG, Senin (23/9/2013).

Karyanya memakai format wide panorama yang tersusun dari 20 foto. "Menyatukan foto-foto ini adalah sebuah tantangan, tapi hasilnya setimpal!" ujar pria yang diganjar 1500 poundsterliung atas kepiawaiannya tersebut.

Gee dalam proses pengambilan foto mengandalkan kamera 5D Mark III, lensa 24mm f/2.8, dan settingan ISO 3200 serta waktu eksposur 30 detik.

Foto tersebut menampilkan Bima Sakti di atas pesisir Pulau Utara Selandia Baru. Cahaya paling terang yang terlihat di sisi sebelah kanan foto bersumber dari mercusuar Cape Palliser. Dalam foto ini juga terlihat dua awan Magellan.
Halaman 1 2

Sudah 213 Operator Gelar LTE, Indonesia Kapan?

Jakarta - Sebagai teknologi komunikasi yang lebih canggih, Long Term Evolution (LTE) menjanjikan kecepatan data yang lebih ngebut. Lebih dari 200 operator di dunia pun sudah meluncurkan layanan LTE. Indonesia?

Menurut Ivan Cahya Permana, VP Technology and System Telkomsel, jika tak mau dibilang kuno, Indonesia sebaiknya harus cepat-cepat meluncurkan layanan LTE. Terlebih dari sisi teknologi, teknologi 4G ini sudah mudah untuk diadopsi.

Belum lagi dari segi tren industri telekomunikasi dunia, LTE bak sudah menjadi menu wajib bagi sebuah operator untuk menyodorkan layanan yang lebih baik kepada pelanggan.

"Sekarang, sudah 50 persen negara-negara di dunia sudah aplikasikan LTE," ujar Ivan, di sela trial LTE di kantor Telkomsel di Wisma Mulia, Jakarta, Senin (22/9/2013).

Telkomsel sendiri, sejatinya bukan barang baru bagi operator dengan lebih dari 125 juta pelanggan tersebut. Dimana pada tahun 2010, anak usaha Telkom itu sudah mulai melakukan uji coba LTE.

"Saat tahun 2010 kita sudah melakukan trial LTE, saat itu baru ada 17 operator yang meluncurkan LTE. Sedangkan hari ini, sudah ada 213 operator yang launching. Jadi memang sepertinya kita harus cepat-cepat meluncurkan LTE," papar Ivan.

"Liat saja tetangga kita, Filipina sudah meluncurkan LTE," imbuhnya.
Halaman 1 2 3

Diam-diam, Prosesor 64 bit Samsung Masuki Tahap Final

Jakarta - Sepertinya Samsung benar-benar tak rela disalip Apple, produsen asal Korea Selatan itu disebut tengah mengebut pengembangan prosesor 64 bit. Bahkan saat ini prosesor 64 bit Samsung diisukan telah mulai memasuki tahap final desain.

Dengan kata lain, bisa jadi prosesor 64 bit Samsung tidak akan lama lagi memasuki tahap produksi. Meski begitu sejumlah analis mengatakan Exynos 64 bit baru akan mulai dibuat bersamaan dengan awal pengembangan Galaxy S5.

Sebagai informasi, prosesor 64 bit Apple A7 yang digunakan pada iPhone 5S telah terungkap secara gamblang merupakan garapan Samsung. Dengan kata lain, sejatinya Samsung telah memiliki dasar pengembangan bagi Exynos 64 bit.

Adapun arsitektur yang bakal digunakan Samsung adalah ARM seri Cortex-A50 yang hadir dalam 2 varian lewat Cortex-A53 dan Cortex-A57.

Seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Senin (23/9/2013), bila Cortex-A53 disiapkan sebagai prosesor 64 bit hemat daya, maka Cortex-A57
dihadirkan untuk menawarkan kinerja tinggi.

Analis pun secara yakin memprediksi prosesor Exynos 64 bit yang akan digunakan Galaxy S5 bakal mengusung arsitektur Cortex-A57 demi menghadirkan kinerja mumpuni khas smartphone seri Galaxy S andalan Samsung.

cortex-a57

Perusahaan BlackBerry Laku Terjual Rp 54 Triliun

Jakarta - Cukup lama setelah dinyatakan akan dijual, akhirnya BlackBerry akan menemukan pembeli yang tepat. Perusahaan asal Kanada ini pun kabarnya ditawar dengan total harga USD 4,7 miliar atau Rp 54 triliun ( 1 USD = Rp 11.494).

Menurut CNBC yang dikutip detikINET, Selasa (24/9/2013), BlackBerry rencananya akan dibeli oleh sebuah konsorsium yang dipimpin Fairfax Financial Holding Limited. Nantinya, perusahaan yang dahulu bernama Research in Motion ini akan dijadikan privat company.

Fairfax Financial sendiri merupakan perusahaan yang dipimpin oleh Prem Watsa. Dia sebelumnya pernah memiliki saham di BlackBerry sebesar 10%, sampai kemudian Watsa mengundurkan diri tak lama setelah BlackBerry diumumkan untuk dijual.

Kendati harga sudah ditentukan, namun kabarnya pengumuman mengenai pembelian ini baru akan terjadi pada 4 November mendatang. Dengan catatan, harga mungkin masih saja berubah, tergantung sumber dana dari konsorsium tersebut.

Bila kata sepakat sudah didapatkan, rinciannya adalah saham BlackBerry akan dijual dengan harga USD 9 per lembar.

Pekan lalu, BlackBerry mengatakan pihaknyamerumahkan 40 % dari total tenaga kerja yang kerja dan diharapkan untuk menekan kerugian pada kuartal kedua yang mencapai USD 1 miliar.

Belum ada keterangan resmi dari pihak BlackBerry terkait masalah pembelian saham BlackBerry tersebut.



BlackBerry Berencana Jadi Private Company

Jakarta - Setelah konsorsium yang dipimpin Fairfax Financial Holding Limited menyatakan minatnya untuk membeli semua saham BlackBerry, kabar lain menyebutkan kalau BlackBerry mungkin akan menjadi private company.

Seperti diketahui, miliader Prem Watsa memimpin konsorsium ini untuk melego BlackBerry dengan nilai USD 4,7 miliar atau sekitar Rp 54 triliun. Harga yang termasuk murah bagi perusahaan sekelas BlackBerry.

Walau tidak dikatakan secara langsung, namun pernyataan Watsa tersurat menyatakan rencana BlackBerry menjadi perusahaan tertutup.

"Ini akan menjadikan bab baru bagi BlackBerry dan kemudian akan memberikan nilai sesuatu yang langsung kepada pemegang saham," kata Warsa terkait pembelian BlackBerry tersebut olehnya, yang dikutip detikINET dari CNN, Selasa (24/9/2013).

Pengumuman rencana pembelian ini sendiri dilakukan tiga hari setelah BlackBerry mengumumkan laporan keuangannya yang tercatat suram. Di kuartal kedua lalu, perusahaan ini membukukan kerugian mencapai USD 1 miliar dan mem-PHK 4.500 karyawannya.

Prem Watsa sendiri bukan orang baru di BlackBerry, sebelumnya dia adalah dewan direksi di perusahaan tersebut dengan kepemilikan saham mencapai 10%.

Kendati harga sudah ditentukan, namun kabarnya pengumuman mengenai pembelian ini baru akan terjadi pada 4 November mendatang. Dengan catatan, harga mungkin masih saja berubah, tergantung sumber dana dari konsorsium tersebut.

Bila kata sepakat sudah didapatkan, rinciannya adalah saham BlackBerry akan dijual dengan harga USD 9 per lembar.

Belum ada rincian laporan resmi dari pihak BlackBerry terkait tawaran resmi untuk BlackBerry tersebut.



Gila! Demi Game, Pria Ini Rela Ngutang Rp 80 Juta

Jakarta - Berbelanja item game memang bisa bikin orang keasyikan, hingga tak sadar tagihannya membengkak. Pria yang satu ini lebih gila lagi. Dia rela berhutang ribuan dolar demi membeli item di game!

Pria asal Korea Selatan yang tidak disebutkan namanya ini, seperti dilansir Ubergizmo, Selasa (24/9/2013), rela mengambil pinjaman sebesar USD 7.300 atau sekitar Rp 80 juta lebih.

Dalam sebuah acara TV Korean bernama Hello Counsellor, istri si pria menelepon acara tersebut, meminta solusi untuk mengatasi kecanduan game parah yang dialami suaminya.

Menurut cerita si istri, suaminya sangat yakin bahwa uang sebesar USD 7.300 itu adalah investasi jangka panjang. Dengan berbelanja item, dia bisa 'berkebun' lebih baik dalam game tersebut.

Pria Korea ini bukan satu-satunya penggila belanja item game. Kecanduan game biasanya memang akan menjalar juga pada kebiasaan berbelanja item yang sulit dikontrol. Item di dalam game, akan membantu performa permainan si game menjadi lebih baik.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...