Shenzhen - Sering kali operator menggerutu dengan kehadiran layanan Over The Top (OTT) seperti Facebook, Google, YouTube, dan lainnya lantaran dianggap hanya ‘memakai jalan’ tanpa ikut serta berpartisipasi membangun infrastruktur.
Melihat hal tersebut, Huawei coba mencari jalan tengah dengan menawarkan solusi teknologi terbaru yang mereka sebut dengan VTT atau Via The Telco. Apa itu VTT?
"Dengan solusi yang kami tawarkan, operator juga berpartisipasi dalam menjual konten dari OTT tersebut untuk konsumen,” kata Daniel Tang CTO Huawei, di sela-sela acara Global Anlyst Summit Huawei, di Shenzhen, China.
Jadi selain menawarkan 'jalan', mereka juga diberikan akses khusus untuk menjual konten. Keuntungannya bisa disepakati, misalnya, dibagi dua dari pemasukan yang didapatkan, atau kesepakatan lainnya.
"Seperti konten video, kami mencoba melakukannya di China Unicom. Jadi mereka (operator-red.)tidak hanya menjual jaringan, tapi juga memberikan konten. Pembagian revenue akan menguntungkan bagi kedua belah pihak,” katanya.
Ditambahkan oleh Tang, ada beberapa keuntungan sekaligus perbedaan dari VTT dengan layanan lain yang ditawarkan:
1. Peningkatan IP trafik.
2. CDN (Content Delivery Networking).
3. Operator menjadi penyelenggara CDN.
4. Misalnya video content, hosted di IP video platform dari operator.
5. Operator turut menjadi sales bagi internet content provider.
"Ini akan menjamin dari ketiga belah pihak, konsumen mendapatkan konten yang baik, operator mendapatkan ARPU yang bagus dan OTT bisa mendapatkan pengalaman networking yang mumpuni," tandasnya.
Melihat hal tersebut, Huawei coba mencari jalan tengah dengan menawarkan solusi teknologi terbaru yang mereka sebut dengan VTT atau Via The Telco. Apa itu VTT?
"Dengan solusi yang kami tawarkan, operator juga berpartisipasi dalam menjual konten dari OTT tersebut untuk konsumen,” kata Daniel Tang CTO Huawei, di sela-sela acara Global Anlyst Summit Huawei, di Shenzhen, China.
Jadi selain menawarkan 'jalan', mereka juga diberikan akses khusus untuk menjual konten. Keuntungannya bisa disepakati, misalnya, dibagi dua dari pemasukan yang didapatkan, atau kesepakatan lainnya.
"Seperti konten video, kami mencoba melakukannya di China Unicom. Jadi mereka (operator-red.)tidak hanya menjual jaringan, tapi juga memberikan konten. Pembagian revenue akan menguntungkan bagi kedua belah pihak,” katanya.
Ditambahkan oleh Tang, ada beberapa keuntungan sekaligus perbedaan dari VTT dengan layanan lain yang ditawarkan:
1. Peningkatan IP trafik.
2. CDN (Content Delivery Networking).
3. Operator menjadi penyelenggara CDN.
4. Misalnya video content, hosted di IP video platform dari operator.
5. Operator turut menjadi sales bagi internet content provider.
"Ini akan menjamin dari ketiga belah pihak, konsumen mendapatkan konten yang baik, operator mendapatkan ARPU yang bagus dan OTT bisa mendapatkan pengalaman networking yang mumpuni," tandasnya.
No comments:
Post a Comment